Recap Januari
Januari dan berat. Tidak hanya tahun ini dua kata itu bergandengan. Kira-kira lima tahun ke belakang mereka mulai berdekatan. Hampir bersinonim. Namun tidak akan pernah terjadi yang demikian. Karena mungkin hanya aku yang bersepakat. Biarkan saja ini menjadi- pinjam kalimat Chairil Anwar- kesunyian masing-masing. Termasuk kesunyianku. Di kurun waktu itu hingga sekarang, setiap penghujung tahun bukan bonus dari kantor yang didapat, melainkan rasa 'ketar-ketir' yang menghinggap. Pasalnya ketika tahun telah berganti ada hal yang berubah, tidak cuma usia Bumi, tapi kebijakan instansi. Wabil khusus perpajakan daerah. Kemudian ada di seberang sana biasanya pihak yang terdorong menanyakan pekerjaan yang belum selesai. Dua hal itu (pergantian kebijakan dan dorongan menagih pekerjaan) selalu menjadi kombinasi yang muncul dalam duniaku lima tahun terakhir. "Mengapa harus demikian?" Aku bertanya dengan hati yang lelah. Kedua tanganku menengadah berlawanan arah. Lewat air muka...