Posts

Showing posts from February, 2026

Malam Bulan Puasa

Di kecamatan ini, suasana malam di bulan Puasa dari awal abad 21 sampai sekarang tidak pernah berubah. Selalu bertabur kegiatan konfeksi di rumah-rumah. Dari ukuran besar sampai yang hanya terdiri dari satu keluarga. Mereka bergelut dengan kain-kain, menjahit baju dan lain-lain. Meski begitu, sejak cara manusia dalam menjual-belikan barang berkembang ke arah digital, ada wajah lain yang tampak di malam Ramadan, yaitu perpaketan atau ekspedisi. Geliatnya begitu besar. Sebab setiap hari selalu ada orang membeli barang dari toko online , tentu harus ada pihak yang menyediakan barangnya, para pejuang online shop lah pemainnya di lapangan baru ini. Mungkin dulu di awal trennya, aku melihatnya sebagai aksen saja. Tapi, sekarang sudah menjadi sesuatu yang primer. Mungkin orang lain merasa asyik dan senang dengan tren itu. Apalagi yang hobi berbelanja. Tapi, aku dan pikiranku-- yang aneh ini-- seperti belum bisa menerimanya. Perubahan yang terlampau mempermudah itu terlalu mengikis wajah lama...

Ketika Formalisme Dihadapkan pada Moral

Sekitar pukul tiga pagi perempuan berbusana serba kuning kunyit, tak berbeda seperti biasa di kepalanya terbalut kerudung yang khas, ia duduk di atas kursi roda, satu orang di belakangnya dan puluhan lagi mengikutinya berjalan menuju panggung. Di langit-langit gedung menggema lantunan yang sangat kita kenal dan mengenalnya sebagai syiir . Semua orang berdiri kecuali perempuan dengan kerudungnya yang khas itu. Lantunan berhenti dan semua duduk. Namun, kondisi duduknya ratusan orang di gedung itu berbeda-beda. Meskipun sama-sama menghadap sekotak nasi. Di antara mereka ada yang sudah kenyang-- rata-rata yang duduk di barisan belakang. Ada yang-- entah alasan mulia seperti taat aturan dari panitia, atau karena sungkan dan risih terlihat oleh orang-orang yang duduk di panggung-- bertahan tidak mengotak-atik apa yang ada di dalam kotak di depannya. Perempuan berkerudung kuning kunyit itu menunjuk tulisan di belakang panggung; judul acara pagi itu. Orang-orang di depannya termasuk aku tentu ...

Yang Kubawa Pulang

Sempurna. Hari ini terpungkasi dengan guyuran hujan deras ke tubuh lunglaiku. Kilat berkejap-kejap, mataku menangkap cahaya putih berkali-kali, dan petir menggelegar angkuh. Menyusuri aspal yang compang-camping, perasaan takut menyusup ke dalam nyaliku, namun tak terkalahkan oleh galau yang sejak tadi sore kubawa dari Purwokerto. Sepanjang perjalanan, stasiun demi stasiun, tidak ada yang kupikirkan selain percakapanku dengan Jose di atas meja Calf. Sepanjang perjalanan kereta Joglosemarkerto pikiranku seperti tumpukan sampah di TPS yang bercampur tidak karuan. Entah mengapa aku sangat khusyu menatap layar monitor di arah jam dua gerbong Ekonomi 5. Menerima apa pun yang ditampilkan di sana meski tanpa suara. Sehingga yang kudengar adalah suara roda kereta, kutambah lagu-lagu Naif yang sengaja kuputar di Youtube dan kudengarkan lewat earphone . Suara David Bayu kupikir paling cocok buat suasana hati saat ini. *** Sesungguhnya ban motor yang menghindar dan terperosok ke dalam lubang-luban...

MBG Lagi, MBG Lagi

Motif Makan Bergizi Gratis (MBG) selain pemenuhan gizi, adalah penyeragaman. Sekarang anak-anak mengalami penyeragaman berlapis. Setelah sistem pendidikan yang sudah cukup menyeragamkan pikiran, kini MBG masuk sekolah dan secara tidak langsung anasir militer pun disusupkan di sana. Militer, kita tahu memakai sistem satu komando. Sangat kental sekali dengan penyeragaman di aspek apa pun itu. Sifat militer yang begitu tidak salah. Karena, itu berkaitan dengan fungsinya dalam menjaga keutuhan negara dari ancaman eksternal. Namun, yang salah ialah menerapkan style militer ke dalam kehidupan sipil. Setahun lebih usia rezim Prabowo Subianto seharusnya kita telah menyadari bahwa dirinya yang sangat mencintai dunia militer tersebut ingin sharing kecintaannya ke seluruh rakyat Indonesia. Lewat MBG inilah salah satunya. Food tray stainless-steel adalah nama lain dari yang pekerja SPPG sebut sebagai 'ompreng'. Apakah kita, orang sipil familiar dengan food tray stainless-steel ? Aku kira...